Alhamdulilah, MaTa Gw KemBali NorMal

Dua Bulan lalu, sekitaran Juni-Juli 2009, gw sibuk banget nyiapin acara ICBG, pertandingan antara bank sentral di Singapura. karena selain sebagai atlit lari, yang kudu latian seminggu 3 kali lari keliling lapangan berkali-kali, juga dalam event ini, gw sebagai panitia pengadaan perlengkapan kontingen.

Belum lagi menjelang acara, gw dan beberapa temen yang lain kudu mempersiapkan performance yang akan ditampilin buat malam farewell nya. i was so damn busy that time, and never realize, body gw drop banget. baru kerasa pas setelah pertandingannya, dan mejelang tampil nari di malam farewell itu.

Entah karena kecapean ato demam panggung, pas mau tampil nari itu, mata gw udah buram dan ngak bisa liat apa2, pala pusing banget.  pas nari, audience udah ngak keliatan orang per orangnya.

Setelah ICBG rampung, dan balik ke Jakarta, pala gw pusing dan pandangan gw kalo liat ke bawah, objek  yang diliatnya double. kirain karena gw kecapean.  dan butuh istirohat, dan lebih parah lagi gw ngak bisa baca novel, karena tulisannya double, sekalinya bisa, hanya sebelah mata aja  pake eye patch, kaya pembajak laut. huhuhu… (dan gw kangen masa masa gw baca satu novel sehari..:(

Setelah istirohat dua minggu, pulang tenggo, tidur cukup, stop olah raga. ternyata mata gw masih aja double kalo liat kebawah, kalo liat lurus ato keatas sih normal. gw mikirnya pasti  minus dan silindris gw nambah neh.

Setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis mata di JEC, ketauan kalo otot mata gw kiri kanan, ngak sinkron. penyebabnya, bisa karena peradangan saraf mata atau karena ada tumor yang tumbuh di otak sehingga menekan otot mata.. duuhhh serem.

Akhirnya, supaya tidak menduga-duga dan supaya tenang, gw di sarankan untuk MRI kepala dan Orbita (untuk sinus). MRI itu seperti citi scan tapi menggunakan gelombang elektromagnetik, sehingga lebih bisa mendetek jaringan yang paling lunak sekalipun.

Kebetulan di JEC tidak ada MRI, jadi dokter gw menyarankan untuk MRI di RS lain. gw waktu itu MRI di Medistra.

Seminggu kemudian hasilnya keluar, dan alhamdulialh tidak ada apa-apa. dan ke tidak-sinkronan mata kiri dan kanan gw disebabkan oleh peradangan saraf mata. gw dikasih obat yang bagus sama dokter nya buat ngurangin peradangan. dan sekarang setelah sebulan. udah banyak kemajuan, double nya paling kalo malem2 nonton TV sambil tidur, udah ngak sakit kepala. dan udah bisa baca Novel. Alhamdulilah.

*kita baru merasakan nikmatnya sehat setelah sakit. Makanya hargai tubuhmu, dan jaga kesehatan dengan baik.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: