Cincin kawinku cuma bertahan kurang dari 4 bulan

ki-ka : dompet tempat naro cincin dan cincin unik yang ngak ilang

Tadi siang cincin kawin saya hilang di salon. Semula memang males pergi, ketika diajak temen buat creambath di salon deket kantor. Selain lagi banyak kerjaan juga lagi dalam program penghematan. Tapi karena sedang ada promo dengan potongan harga 50% all treatments di salon itu, jadinya saya pergi juga.

Saya memilih treatment gunting rambut dan creambath. Ditengah proses creambath saya mencopot kedua cincin saya, dengan pikiran tangan saya akan di massage, nanti cincinnya bisa copot. satu cincin di jari manis kanan saya, cincin mas putih, cincin kawin, dan satunya lagi di jari manis kiri saya cincin emas warna kuning 1 gr yang modelnya unik.

Sampe selesai creambath saya masih tidak sadar bahwa saya menyimpan kedua cincin saya di dalam dompet, cuek saja saya buka tutup dompet, sampai terakhir buka dompet ada bunyi gemerincing jatuh, saya kira itu uang koin taunya cincin emas saya yang berwarna kuning.

Saya baru keinget naruh cincin disitu, saya cari cincin saya yang satu nya, cincin kawin. Di cari di dompet engga ada. saya cari di kolong meja salon juga engga ada, sampe ruang ganti pun saya ubek ubek pake sapu masih juga belum ketemu.

Lebih dari setengah jam saya mencari sambil berdoa semoga cincin kawin saya ketemu, hingga pada akhirnya saya putus asa dan harus balik ke kantor.

Sampai saat ini cincin kawin saya belum ketemu. Saya ikhlaskan saja. Saya hanya berdoa, jika cincin itu tidak kembali kepada saya mudah-mudahan dapat lebih berguna untuk orang lain. Saya berpikir, mungkin saja selama ini saya kurang amal dan kurang bersodakoh.
Saya juga yakin, semua yang Allah titipkan ke saya baik materi, keluarga, apapun adalah mutlak milik-Nya. kapan saja Allah minta saya harus ikhlas. Apalagi ini “cuma” cincin kawin.

Alhamdulilah saya punya suami yang pengertian dan bijaksana, suamiku engga marah, beliau malah menghibur saya, bahwa musibah bisa terjadi kapan saja, apapun bentuknya musibah itu kita harus ikhlas.

Dengan begitu, perasaan saya jauh lebih lega. Mudah-mudahan ada hikmah dibalik semua ini.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: