Alhamdulilah Allah Mengabulkan Doa Kami

Positip, Yeeeaaayyyyy🙂


Kami menikah 10 April 2010, dan saat menikah saya sedang haid banyak-banyaknya. Banyak orang yang bilang, kalau pas nikah lagi haid katanya akan cepet punya momongan. Sebulan, dua bulan setelha menikah, sampe bulan november saya masih mendapatkan haid rutin.

Waktu bulan pertama habis nikah, tepatnya habis hanimun, saya sempat kaget dan kecewa, bahkan nangis, “kok saya belum hamil?, sementara teman-teman saya kok gampang-gampang aja gitu hamil””. Berarti kata orang-orang kalo pas nikah haid itu bisa cepet hamil itu ngak valid, itu Cuma rumor, dan hanya berdasarkan faktor kebetulan saja.

Ternyata ini semua balik lagi ke Yang Maha Kuasa, suka-suka Dia lah menentukan kepada siapa Dia menitipkan anak. Dan semua itu bukan hanya kebetulan, tapi Allah memang punya rencana dibalik semuanya. Sampai lama kelamaan, saya dan suami sudah mulai terbiasa, dan legowo bulan per bulan ketika saya masih teratur mendapatkan haid. Yah, itung-itung menabung dulu buat beli rumah dan keperluan masa depan.

Sampai tanggal 10 November 2010 (saat itu menjelang hari raya idul adha) saya mendapatkan haid, dan berakhir tanggal 19 November 2010. Seperti biasa, bulan berikutnya (menjelang tanggal 10 Desember) saya sudah mempersiapkan pembalut dan membawanya kemana pun saya pergi, jaga-jaga kalau tiba-tiba saya haid. Sampai tiga hari melewati tanggal 10 Desember, saya masih bawa pembalut2 itu, tapi haid itu tak kunjung datang. Saya tetap berfikir saya akan haid, karena period haid saya yang kadang suka telat 1-3 hari. Dan saya juga masihmerasakan keram di perut seperti tanda-tanda mau haid. Sampai pada tanggal 16 Desember, haid tak kunjung datang, saat itu saya berada di Bandung sedang ada PMK kantor.

Saat itu, saya mulai merasakan perasaan yang beda dengan tubuh saya. Perut sering kembung, bawaanya pengen kentut terus, sering pipis, nafas ngos-ngosan, padahal engga ngapa2in, payudara sakit dan putingnya gatal-gatal, sampai sembelit. Saya deg-degan apa iya saya hamil, dan malam itu saya coba buka internet melalui blackberry saya, mencari informasi mengenai tanda-tanda awal kehamilan dini. Ternyata tanda-tanda yang saya alami, 90% persis sama dengan informasi yang saya dapat dari internet. Saya pun deg-degan luar bisa dan tidak sabar menunggu besok untuk membeli test pack, kata orang, alat ini berfungsi dan akurat 90% dalam mendeteksi kehamilan.

Besoknya saya beli test pack itu, mereknya sensitif. Waktu itu suami ikut saya ke Bandung dan saya ingin mengejutkan suami, jadi sewaktu ke apotik saya bilang, saya ingin membeli obat masuk angin.

Pagi hari setelah bangun tidur, saya langsung ke kamar mandi dan mencoba test urin pake sensitif, dan hanya menunggu 1 menit keluarlah tanda strip 2 pada alat itu. Berdasarkan petujuk di kemasannya, strip 2 menindikasikan hamil.

Masya Allah, tangan saya gemetar dan bahagia luar biasa, saya langsung bangunin suami, dan dia juga bahagia namun rasanya belum percaya sampai dia mengajak saya shalat subuh berjamaah. Bersyukur sama Allah.

Namun bukti testpack saja rupanya belum sepenuhnya membuat kami yakin akan kehamilan saya, dua minggu kemudian saya periksa ke dokter kandungan di RS Brawijaya, Dr. Dewi Prabarini. Disana perut saya di USG, ternyata alhamdulilah, terlihat ada kantong di dalam rahim saya, dan ada gumpalan kecil di dalamnya. Kata dokter itu calon bayi saya, masih berbentuk gumpalan daging. Subhanallah, Allah Maha Besar dengan segala kuasanya. Dr. Dewi bilang kandungan saya baru berumur sekitar 6 minggu. Dan kehamilan akan kuat setelah 12 minggu diamana ari-ari sudah mulai terbentuk. Si ari ari inilah yang nantinya yang mengikat rahim dengan kantong bayi itu, jadinya insya allah tidak bakal keguguran.

Namun kehamilah dibawah 12 minggu harus dijaga baik-baik karena masih sangat rawan. Saya disarankan untuk tidak memakai pake hi-heels dulu, tidak boleh makan bakso dulu, tidak boleh makan indomie, junk food, makanan-makanan yang kurang mateng seperti lalapan dll, dan juga tidak boleh terlalu capek.

Ya Allah, Ya Tuhanku, Tolong jagalah dan peliharalah janin dalam kandunganku, semoga Dia tumbuh sempurna dalam rahimku sampai pada wakt nya dapat lahir ke dunia ini dan menambah kebahagiaan kami. Jadikannya Dia anak yang Shaleh dan Shalehah, anak yang sehat jasmani dan rohani, yang kelak dapat medoakan orang tuanya. Amin.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: