Orchard Down Pre-School

Mulai 25 Agustus 2014, pada awal fall semester, kita mendaftarkan anne di OD Pre-school. Pertimbangannya, sekolahnya deket pisan dari rumah, kalau lewat belakang rumah, Cuma 5 menit berjalan kaki. Jadwal sekolahnya menyesuaikan dengan jadwal university of Illinois, karena sekolah ini juga kan bagian dari multicultural Communicy Center U of I. Kita pikir praktis banget kalau Anne sekloah disini. Secara keuangan cukup terjangkau. Biaya pendaftaran $50, dan tuition-nya $65 per week untuk half day class dan $130 untuk full day claas. Well, dua kali lipatnya. Harga segitu juga harga resident OD. Kalau non resident $75 per week untuk haf day nya.

Karena Anne selama ini gak pernah jauh dari emak bapaknya, Anne kita daftarkan di half day class yang mulai jam 9-12. Kasian kalau full day samapai jam 3, kelamaan. Dan tentunya kemahalan juga buat kantong kita hehe.

OD buka enrollment untuk anak 3-5 tahun dan harus sudah toilet trained. Alhamdulilahnya Anne sudah toilet trained sejak adeknya lahi yaitu Awal januari 2014 atau sekitar 2.5 tahun. Dengan cepatnya Anne bisa pipis dan pup sendiri. Di kelas, Anne siswa paling muda. Yang lain terenyata seumuran 4 dan 5 tahun.

Minggu pertama sekolah bagi Anne cukup sulit. Setiap sehabis nganter, dia pasti langsung nangis. malah 2 dari 5 hari sekolah minggu lalu, saya ditelefon sama sekolah bahwa Anne could not stop crying. I have to pick up her at school before the class over. I had no idea, dan cukup kecewa. Saya dan suami pengen Anne pintar berbahasa Inggris dan pengen dia ada kegiatan yang cukup baik selama disini. instead of di rumah aja kadang kelakuannya gak jelas. Nonton tivi kelamaan, malas makan, dan kadang she was making her sister mad. Padahal setiap sata kita tanya, Anne mau sekolah gak? jawabnya mau, she is so excited going to school. Tapi ya itu pertama tama sekolah dia pengen emaknya ngejanteng disitu dekat dia, tapi sekolah tidak memperbolehkan.

MiInggu ini minggu kedua Anne sekolah. Minggu ini, she was being nice at school. Selama 4 hari minggu ini sekolah, saya tidak pernah lagi jemput dia disekolah sebelum waktunya.She was not crying anymore during in the class. She starts enjoying her activity at school. Thanks God. Memang sih, sampai saat ini, setiap saya anter sekolah, dia rengek-rengek dan minta macem-macem untuk bikin saya stay. Pengen minum lah, tiba-tiba pengen makanlah. Tapi, saya coba kabur and she was crying for awhile, and that’s it. She stopped when i left.

Gurunya bilang, Anne is the youngest and maybe not ready to go to school. But we try our best to make she likes the school. Kata Ms. Loretta, gurunya. That always happend in the beginning.

Untuk half day class ODPS, muridnya da 12 orang dengan 2 pengajar yaitu Ms. Loretta yang sudah paru baya dan berpengalaman selama 20 tahun dan Ms. Jessica yang masih muda. Guru-gurunya well communicated, warm dan memang keliahatn sudah berpengalaman sih. Tapi sayangnya, sampai saat ini saya tidak tau dan tidak pernah melihat cara belajar anak-anak itu gimana. Kita, para orang tua, gak boleh ada di ruang kelas, dan bahkan tidak bisa ngintip di jendela karena bangunannya engga ada jendelanya. Hehe. I really wanna see my daughter in class. Sharing with her friends, listening to her teacher🙂.

Anak-anak murid di ODPS berasal dari berbagai etnik dan bahasa (multicultural). Ada dari India, Arab, spanyol, Indonesia 2 orang, Amerika, Chinese (of course hehe). itu yang saya tau. lainnya saya gak tau kebangsaan apa. Sehingga bahasa anak-anak ini macem-macem. Semua misi dari ibu-ibu yang non amerika, sama yaitu pengen anaknya fluent in English dan pastinya pengen anaknya mandiri dan banyak kegiatan positif.

Im happy to enter Anne to this school. Awalnya saya cari sekolah lain di luar OD dengan harapan Anne punya lingkungan lain selain di OD. Tapi kayaknya hal itu terlalu berlebihan. Sehari hari pun di OD kami jarang keluar rumah. Bertetangga di OD tidak seperti bertetangga di Bintaro hehe. Everybody are busy with their business. Semua resident disini juga pasti orang-orang yang lagi menimba ilmu di UIUC. jadi mereka juga ada kesibukan sendiri. Kita baru ketemu sesama resident kalau kebetulan lagi pas berpapasan, atau pas lagi ada event khusus yang diselenggarain komunitas. Sejauh ini saya makin suka dan makin yakin bahwa masukin Anne di ODPS adalah pilihan yang tepat. Karena jaraknya sangat dekat, kita bisa mepet2 berangkatnya. Apalagi si Anne ini makin lama bobonya makin malam dan bangunnya juga makin siang tentunya. Kebayang rempongnya saya kalaus ekolahnya jauh, naik bis. jam berapa saya harus bangun, masak, siapin bekel suami ke kampus, suapin dua bocah, dan mandiin mereka. i probabpy have to wake up at 4 o’clock in the morning.

Btw, cerita Anne di sekolah, pada awal-awal sekolah, gurunya bilang Anne didnt responed when we call her, apa benar panggilannya Ann? I relized that selama ini Anne biasa dipanggil kaka anne atau kakak, jadi no wonder kalau ada orang yang panggil Ann , dia engga nengok. hehe Lalu saya jelaskan lah hal itu ke gurunya. Dan kata mereka it was not a good idea anak-anak dipanggil bukan namanya. Haha oke deh madam. Well, itulah mengapa di Amerika atau negara barat sama orang yang lebih tua aja manggil nama tanpa embel embel om, tante, kakak adik. Haha.

Momen yang paling saya suka adalah when i pick up my daughter early. Saya melihat anak-anak baris dengan sabar dan patuh di depan pintu keluar. Setelah rapih dan pintu dibuka oleh Ms. Loretta, mereka berhamburan keluar mencari mamanya masing-masing sambil berkaca-kaca bahagia.🙂 Tapi akhir akhir ini saya suka agak telat jemput Anne disekolah karena banyak kerjaan di rumah. Jadinya pas nyampe sekolah mereka udah pada lagi main di playground.

Orchad Down Preschool

Orchad Down Preschool

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: