Unpaid Leave

Ada temen kantor yang bilang “gw salut ama lo, mau cuti demi nemenin suami”. saya cuma senyum aja, saya mengerti maksudnya. memang berat meninggalkan karir, trus yang tadinya biasa gajian tiba2 gak gajian. dan kalau dihitung2, gross gaji selama dua tahun, mungkin bisa buat beli rumah kecil di pinggiran kota hihihi.

Tapi itu keputusan yang saya ambil, cuti dua tahun untuk mendampingi suami tercinta menimba ilmu. well, pada awalnya mungkin alasannya cukup sebatas hanya karna saya ingin keliling amerika, trus saya juga ingin mengurus full anak-anak, melihat setiap milestone anak-anak saya, dan mengurus mereka dengan tangan saya sendiri.

well, kenyataannya lebih dari itu. presure dan persaingan kuliah di LN itu ternyata berat, at least itu yang saya lihat dari aktivitas suami di kampus. apalagi semester awal, pergi ke kampus jam 8 pagi, pulang jam 8 malam, setiap hari, persis seperti orang kerja. saya gak ngebayangin kalau suami tidak ada yang mendampingi. makan dan lain2 nya gimana. makanan di kampus dan sekitarnya gak ada yang enak, yang lebih utama jarang ada yang halal. jadi pilihan tepat lah saya cuti dan fokus ke keluarga dulu sementara ini. Memasak makanan halal dan bergizi buat booster energy suami menuntut ilmu di kampus. Suami juga pastinya lebih tenang belajarnya, karena dekat dengan anak istri.

Hari demi hari berlalu begitu cepat, tau2 udah 8 bulan saya jd ibu RT. Masak, ngurus anak, anter anak sekolah, dan menyusun rencana perjalanan jadi kegiatan sehari-hari. kadang2 kalau lagi malas dengan chores RT, saya kembali kangen dengan suasana kantor, dan kangen gajian tentunya haha tapi saya syukurin aja dengan limpahan rezeki yang ada. Serakah donk saya, kalau masih pengen gajian, tapi pengen keliling Amerika juga hehe.

Uang bisa dicari, tapi pengalaman tidak datang dua kali. sekarang mumpung anak2 masih kecil, biaya sekolah belum ada, waktu masih leluasa. saatnya untuk traveling. Bahkan sebelum cuti, bos2 saya di kantor dari mulai kepala departemen sampai kepala divisi, ngasih wejangan yang sama.” jangan takut uang abis, selagi bisa jalan2 ke sebanyak mungkin tempat. Nanti gak akan ada waktu lagi, anak2 udah besar, udah pada sekolah susah buat cari waktu” kata mereka.

setelah disini, saya sependapat dengan wejangan bos2 saya itu. US begitu luas, bahkan di sela2 liburan kuliah pun tidak cukup waktu buat menjelajah semuanya. padahal libur kulah di US ini terbilang banyak. summer break (3 bulan), Thanks Giving Holiday (seminggu), Winter Break (sebulan) dan Spring Break (seminggu). KArena suami ngambil program full time MBA jadinya kami akan dapat dua kali winter break, dua kali Thanks Giving holiday, dua kali Spring Break dan sekali Summer. Selain dari libur2 itu bahkan kalau ada waktu 3 atau 4 hari ada kosong kuliah pun, suami suka langsung ngajak pergi. Asiknyaa punya partner yang sama2 doyan traveling juga.

Lebih dari sekedar traveling, tinggal di US juga tidak sama dengan hanya mengunjungi US untuk liburan/business trip. Banyak pelajaran berharga yang didapat, banyak pengalaman yang menarik menjadi warga sementara US. mendapatkan pelayanan kesehatan dan sosial, menikmati fasilitas umum, menikmati pergantian musim yang ekstrim (winter kedinginan, summer kepanasan), menikmati jalanan kosong haha yang semua itu tidak ada di Indonesia khususnya Jakarta.

Jadi, gak apa2 gak punya rumah kecil di pinggiran kota yang penting pengalaman dan sebelum usia 35 saya sudah keliling Amerika dan suami bisa tenang menyelesaikan studynya.

Tapiii ada juga yang jadi fikiran saya setiap hari. Im worrying about my only parent. Mamah. Mamah begitu sayang dan dekat dengan cucu2nya. Saya merasakan begitu kangennya mamah sama anak2. Hanya bisa berdoa semoga mamah sehat, sehingga bisa berkumpul kembali tahun depan. Amin.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: